Let Them Play

DSC_0226

marunda

DSC_0250

DSC_0210

shadow


Sebagian besar dari dunia fantasi mereka sudah dibentuk oleh selera orang-orang yang punya pengaruh: pemilik taman hiburan, entrepeneur baju dan sepatu, industri mainan, produser acara TV, pengelola jasa-jasa iklan, pengarah kindergarten dan sekolah dasar.
Mereka dicetak. Model mereka bukan datang dari imajinasi sendiri. Mereka dikepung. Di rumah,di sekolah, di tempat ibadah, anak-anak harus mengikuti apa yang dipetuahkan. Si bocah mesti menuruti tatanan simbul-simbul yang dijadikan sendi kehidupan ibu-bapa.Orang-orang dewasa telah menguasai mereka.
Di layar televisi, mereka dibikin menyanyi seperti para biduan komersial menyanyi, berkhotbah seperti para kiyai berkhotbah, bersaing seperti para pecundang dewasa bersaing (GM).
Biarkan mereka bebas bermain..biarkan..biarkan..biarkan juga mereka berfantasi dengan dunia mereka sendiri tanpa harus dibentuk oleh orang orang dewasa.Aku lebih suka melihat mereka seperti itu.
Read more

Bathe and Brush Teeth in Ciliwung

w

agung

A number of people brushing their teeth and doing activities around the public toilets along the river of Ciliwung, Bukit Duri, south jakarta. Poor sanitation conditions caused residents in the Ciliwung riverbanks prone to various diseases.
Read more

One afternoon in Muara Angke

(187 of 201)


(64 of 201)


(10 of 201)



2


(100 of 201)


(143 of 201)


(141 of 201)
Read more

Adu Bagong : Tradisi atau Kekerasan ?

(1 of 1)-4

adu bagong 1

DSC_0117

(1 of 1)-5

DSC_0317

DSC_0255


Adu Bagong : Tradisi atau kekerasan ?

Babi itu akhirnya roboh, tubuhnya hancur tercincang, darahnya mengalir menyatu dengan air genangan lumpur, namun tiga ekor anjing itu terus menancapkan taringnya. Di luar arena, puluhan orang bersorak, bertepuk, dan beberapa tersenyum puas. Babi, bagi mereka, adalah mahluk perusak yang seharusnya memang mati.

Peristiwa tersebut terjadi dalam tradisi Adu Bagong, sebuah tradisi rutin masyarakat di Desa Kebon Pala, Sumedang, Jawa Barat. Hampir setiap pekan di desa ini digelar Adu Bagong. Adu Bagong adalah sebuah tradisi dimana seekor babi dimasukan ke dalam arena tanah lapang dengan pagar yang dikelilingi pagar anyaman bambu- lalu diadu dengan 2 hingga 4 ekor anjing.

Tradisi ini barangkali terlihat sangat sadis bagi Pendatang yang baru sekali melihatnya, sedikitnya mereka mengasihani nasib babi yang malang itu. Tapi penduduk desa tak peduli karena pembantaian bagong, sebutan penduduk setempat untuk babi, sudah ratusan kali mereka lihat. Mereka sudah sangat benci terhadap babi karena Sekitar 1960-an, ditempat tersebut, babi-babi hutan kerap merusak sawah dan kebun. Para petani pun marah. Kemudian Mereka melatih sejumlah anjing untuk memburu babi-babi tersebut. Babi yang tertangkap tak langsung dibunuh, namun dibawa ke kampung untuk diadu dengan anjing. Kata 'diadu' disini sebenarnya lebih bermakna dibantai. Karena babi yang malang itu mati dimangsa nyaris tanpa perlawanan.

Meskipun atraksi ini sarat akan kekerasan dan ditentang oleh sejumlah kalangan, terutama penyayang binatang, namun para pecinta adu bagong tetap mempertahankan atraksi ini. Karena menurut mereka ini sudah menjadi budaya dan hiburan, bukan kekerasan.

Tradisi seperti ini, yang menyelipkan kekerasan dan membalutnya dengan kedok budaya, banyak terjadi di negeri ini. Sabung ayam di Bali dan Karapan sapi di Madura , misalnya. Ini mengkhawatirkan. Bukan saja karena sadisme tak layak jadi tontonan, apalagi jadi tradisi, tapi juga membuat kita menganggap wajar apa yang sebenarnya sadis.
Read more

Mind / Passion

DSC_5573
Di atas Ciliwung


DSC_5071
Little Boy's Reflection


DSC_5616
Candle of hope


DSC_5638
A Man Behind


edit
Appear before the footlights



Mind/Passion adalah Pameran foto pertamaku di Galeri Foto Jurnalistik Antara. Mind dalam sebuah foto adalah tehnik-tehnik fotografi yang dapat dipelajari oleh siapapun. Sementara passion adalah dorongan atau hasrat yang membuat seorang fotografer berkarya dengan hati dan jiwanya.
Read more

single foto

DSC_0014


(1 of 1)-15


DSC_0019
when the children cry


DSC_0175


DSC_0197
Read more